MENGANTAR DI PINTU RUANG BERCERMIN

Berbagi Cermin Hidup...

Adalah niatanku (dan mereka yang turut berkisah) untuk saling berbagi proses dan hasil perenungan hidup kami. Aku masih seorang pemula, dan pasti juga bukan perintis. Kita teruskan saja apa yang pernah dan masih menjadi baik.
Jika kau bisa menemukan cerminmu di kisah-kisah yang kuceritakan, aku ikut merasa senang. Jika tidak, berbagilah dengan orang-orang lain, karena mungkin seseorang yang lain bisa menemukan cerminnya di situ.
Mari berbagi cermin hidup.

Rabu, 23 November 2011

DONGENG ANGIN DAN HUJAN

Angin membawa kabut abu debu
Dengar erang arwah pendahulu
Menuntut darah yang pernah terkuras
Sia-sia diperam padang kering


Enam milyar jiwa dipaku lengah
Semangat terhisap jaman menggila
Terbius pasif lumpuh ditradisikan
Ssst, ssst, ssst…

Heninglah sejenak
Angin berdongeng keluh arwah-arwah
Gerimis kisahkan nyeri air mata mereka
Teduh berpesan:
Jangan patah
Jangan musnah
Jangan gegabah
Jangan lupa.
Berjagalah
Tetap resah.

(Jati Padang, 9 Sept 2008)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar