Compromise: kompromi,hidup bertenggang rasa, persepakatan, persetujuan.
Compliance: pelaksanaan, sesuai dengan, memenuhi, pemenuhan, memenuhi permohonan, kerelaan, memenuhi sesuai.
(Sumber: Sederet.com, online Indonesian English Dictionary)
Pendulum Compromise-Compliance
“What I would get bothered is if that boyfriend of yours demands you to comply to him, but he wouldn't to you. It's not compromise, it's compliance. Compromise-compliance. Swing your pendulum, which direction?... Itu menurut lu compromise atau compliance? Kalau dia yang mengajukan syarat tentang hubungan yang dia mau dan lu setuju? Lu bilang bahwa lu compromise? Bukannya lu compliance? Hati-hati membedakan kedua hal itu. Kalo lu compliance, ya bilang aja lu melakukan compliance, jangan bilang bahwa lu compromise.”
MENGANTAR DI PINTU RUANG BERCERMIN
Berbagi Cermin Hidup...
Adalah niatanku (dan mereka yang turut berkisah) untuk saling berbagi proses dan hasil perenungan hidup kami. Aku masih seorang pemula, dan pasti juga bukan perintis. Kita teruskan saja apa yang pernah dan masih menjadi baik.
Jika kau bisa menemukan cerminmu di kisah-kisah yang kuceritakan, aku ikut merasa senang. Jika tidak, berbagilah dengan orang-orang lain, karena mungkin seseorang yang lain bisa menemukan cerminnya di situ.
Mari berbagi cermin hidup.
Adalah niatanku (dan mereka yang turut berkisah) untuk saling berbagi proses dan hasil perenungan hidup kami. Aku masih seorang pemula, dan pasti juga bukan perintis. Kita teruskan saja apa yang pernah dan masih menjadi baik.
Jika kau bisa menemukan cerminmu di kisah-kisah yang kuceritakan, aku ikut merasa senang. Jika tidak, berbagilah dengan orang-orang lain, karena mungkin seseorang yang lain bisa menemukan cerminnya di situ.
Mari berbagi cermin hidup.
Rabu, 09 November 2011
Kamis, 03 November 2011
‘PERSONAL ME’, ‘SOCIAL ME’ (AKU-PERSONAL, AKU-SOSIAL)
Ini aku. Ada ‘Aku Sosial’. Ada ‘Aku Personal’. Yang mana yang kau pikir kau ketahui tentang aku? Yang mana yang kau pikir kau lebih sukai tentang aku? Aku yang mana yang kau sanggup hadapi?
Sabtu, 07 Mei 2011
SAJAK UNTUK SONDANG
Aku baru saja menjahitkan kain yang kau berikan berpuluh tahun lalu
Menjadi celana pangsi yang akan selalu kukenakan
Lewati kesangsian pada hidup yg kulub
Juga cinta yang guyub.
Seperti langkahmu yang tak pernah terbaca
Menjadi celana pangsi yang akan selalu kukenakan
Lewati kesangsian pada hidup yg kulub
Juga cinta yang guyub.
Seperti langkahmu yang tak pernah terbaca
Minggu, 24 April 2011
SURAT UNTUK KARTINI: SERIKAT PERSAUDARIAN SEKARAT
Bunda, bagaimana bisa kunyatakan padamu keluh kesahku? Aku malu di hadapmu. Aku ini kecil saja, sarat dengan kecewa dan beban kegagalan. Bagaimana engkau bisa sudi bertahan mendengarku yang remeh ini? Pertanyaan-pertanyaanku mungkin akan kau anggap gangguan yang merajuk bagai kanak-kanak yang frustrasi oleh ketidakpahaman. Bunda, engkau maukah mendengarkan aku? Menanggap tanyaku?
Senin, 11 April 2011
EMPAT BELAS TAHUN AKU MENANGISIMU
Kuamati kau dalam tidur pulasmu di sampingku.
“Empat belas tahun aku menangisimu,” bisikku.
“Maafkan aku, aku tidak tahu,” katamu.
“Empat belas tahun aku menangisimu,” bisikku.
“Maafkan aku, aku tidak tahu,” katamu.
Selasa, 05 April 2011
MENUAI SENJA: PEREMPUAN PARUH BAYA, LAJANG, TANPA ANAK
Mengapa Aku Menginginkan Seorang Istri?
Aku ingin sekolah lagi, supaya aku bisa mandiri secara ekonomi untuk menanggung biaya hidupku sendiri, dan jika perlu, mereka yang tergantung padaku. Aku ingin istri yang juga bekerja dan membiayai sekolahku. Sementara aku sekolah, aku ingin istriku mengurus anak-anakku.
Aku ingin sekolah lagi, supaya aku bisa mandiri secara ekonomi untuk menanggung biaya hidupku sendiri, dan jika perlu, mereka yang tergantung padaku. Aku ingin istri yang juga bekerja dan membiayai sekolahku. Sementara aku sekolah, aku ingin istriku mengurus anak-anakku.
Rabu, 16 Maret 2011
SERIAL LUKA 3: LUKA DENDAM
...Karena siapakah manusia yang hidup tanpa pernah berpengharapan, lalu kecewa?...
Adalah Sebuah Pembelajaran yang Pahit dan Mahal
Hidup tidak selalu berlaku seperti yang kita inginkan, yang kita impikan, bahkan seringkali meleset begitu jauh dari duga dan harapan. Hitung kecewa yang sempat menghampiri hidup kita.
Adalah Sebuah Pembelajaran yang Pahit dan Mahal
Hidup tidak selalu berlaku seperti yang kita inginkan, yang kita impikan, bahkan seringkali meleset begitu jauh dari duga dan harapan. Hitung kecewa yang sempat menghampiri hidup kita.
Rabu, 09 Maret 2011
RAMPAI MENTAWAI: TRANSAKSI KEMANUSIAAN
Kembali lagi ke Mentawai. Sebelumnya aku sudah merasa bahwa aku akan kembali tidak lama setelah kunjungan yang pertama di akhir tahun lalu. Masih berjodoh, meski bukan jodoh impian. Sebuah tabrak lari lagi dengan sejumlah uang yang harus cepat dihabiskan diikat janji yang...bombastis.
Jumat, 04 Maret 2011
DI MANA RESAH?
Di mana resah?
Ke mana saja engkau?
Yang ada ini
Hanya sekedar pengantarmu
Berpanjang-panjang tanpa makna berarti
Apa aku harus ciptakan ritual untuk memanggilmu?
Beritahu aku, ritual macam apa yang kau mau?
Doa apa yang harus kurapalkan untuk mewujud mu?
Minggu, 09 Januari 2011
RAMPAI MENTAWAI: ANAK-ANAKNYA...
Kulihat mereka, bocah-bocah itu, telanjang bermain dengan gembira dan lepas di tepi sungai di siang bolong. “Kakak! Kakak!” Mereka menyeru padaku, memberi tanda agar menyaksikan pameran atraksi mereka. Kunikmati pemandangan itu, suara teriakan mereka, yang menari-nari dulu sebelum menjatuhkan diri, lalu bergantian meluncurkan diri mereka di atas tanah miring yang licin dan basah, lagi dan lagi.
Minggu, 19 Desember 2010
Senin, 08 November 2010
SERIAL LUKA 2: LUKA DUKA DAN KEHILANGAN
Terkejut-Menyangkal, Marah, Tawar-Menawar, Depresi, Menerima
Yang pernah belajar ilmu psikologi biasanya sudah tidak asing lagi dengan tokoh yang satu ini (sampai sekarang saya belum tahu dia itu perempuan atau laki-laki?): Kubler Ross. Dia menjelaskan bahwa luka duka dan kehilangan akibat kejadian yang mengejutkan biasanya tidak berwajah tunggal, melainkan bisa unik karena orang satu dengan orang lainnya bisa saja melewati tahapan-tahapannya secara berbeda.
Kamis, 04 November 2010
SERIAL LUKA 1: KALIAN TAHU RASA LUKA?
Mari bicara soal luka, bersikap jujur tentang luka, mari menghayati rasa luka, mengenalnya dan mengingatnya baik-baik, karena pelajaran yang diberikan oleh luka, sekalipun sulit dan menyakitkan, sesungguhnya begitu memperkaya dan menakjubkan...
Kamis, 23 September 2010
Senin, 20 September 2010
MENGHIRARKI KEBUTUHAN
Yuk, Belajar (Lagi) Dari Paman Maslow!
Ada sebuah teori dalam Psikologi yang disebut hirarki kebutuhan yang ditemukan oleh Abraham Maslow dan dianut oleh lumayan banyak orang. Begini gambar dan penjelasannya (pakai bahasa Inggris ya, copy paste dari website, maklum gaptek):
Ada sebuah teori dalam Psikologi yang disebut hirarki kebutuhan yang ditemukan oleh Abraham Maslow dan dianut oleh lumayan banyak orang. Begini gambar dan penjelasannya (pakai bahasa Inggris ya, copy paste dari website, maklum gaptek):
Senin, 13 September 2010
Bermusik
Ahh... Sedang asik bermusik. Belum ada hasrat untuk menulis refleksi dulu. Sedang dipenuhi bunyi melodius.
Selasa, 07 September 2010
JURNAL WAKATOBI
Mengherankan bagaimana sebuah sapa malam ini memiliki kekuatan membawa kembali kenangan dan janji dari masa lalu, tepatnya di tahun lalu. Kusulut linting tembakau terakhirku untuk mengenang seorang Udin Guteres, dengan konstelasi surga-nya di Wakatobi. Ini tembakau favorit terakhirku, Din, karena kabarnya stoknya sudah tidak ada lagi di mana-mana. Dan kau bilang kau rindu lintingan rokok tembakau-ku yang rasanya enak itu. Hehehe... sorry, teman.
Senin, 06 September 2010
HIDUP ITU PILIHAN, DAN AKU DAPAT MEMILIH...
Satu hal yang membuat aku mampu bersyukur dalam hidup ini adalah: aku memiliki banyak pilihan dan mampu menentukan pilihanku dengan cukup mandiri, bahkan kemudian menjalankannya, lebih dari kebanyakan orang. Dan aku cukup mampu untuk tidak menyesali apa pun pilihan yang pernah kupilih dan kujalani.
Aceh: Betah & Tidak Betah
Suatu saat, dulu, ada seorang teman yang bilang bahwa seorang temannya sedang bikin penelitian untuk para pekerja kemanusiaan yang sedang bekerja di Aceh (Pasca Tsunami). Pertanyaannya untuk para responden adalah: Apa yang membuat anda betah di Aceh? Atau kalau tidak betah: Apa yang membuat anda tidak betah di Aceh.
Lalu begini saya menulis jawabannya:
Lalu begini saya menulis jawabannya:
Langganan:
Postingan (Atom)




