Mereka Yang Ada di Masa Antara
Seorang lelaki berusia paruh baya merasa tidak bahagia. Setelah sekian lama berperan sebagai orang yang mengabdikan seluruh hidup dan dirinya untuk orang lain, dia merasa kinilah saatnya dia mengejar pengharapannya sendiri. Dia mulai menyesali dirinya yang terjerat dalam tujuan-demi tujuan yang orang-orang lain tuntut atas dirinya, atas semua kebutuhan keluarganya yang seakan tak ada putus-putusnya. Dia tidak bisa memahami mengapa semua perasaan dan pikiran ini tiba-tiba muncul dan menghantuinya, dan dia tidak bisa mengabaikannya.
MENGANTAR DI PINTU RUANG BERCERMIN
Berbagi Cermin Hidup...
Adalah niatanku (dan mereka yang turut berkisah) untuk saling berbagi proses dan hasil perenungan hidup kami. Aku masih seorang pemula, dan pasti juga bukan perintis. Kita teruskan saja apa yang pernah dan masih menjadi baik.
Jika kau bisa menemukan cerminmu di kisah-kisah yang kuceritakan, aku ikut merasa senang. Jika tidak, berbagilah dengan orang-orang lain, karena mungkin seseorang yang lain bisa menemukan cerminnya di situ.
Mari berbagi cermin hidup.
Adalah niatanku (dan mereka yang turut berkisah) untuk saling berbagi proses dan hasil perenungan hidup kami. Aku masih seorang pemula, dan pasti juga bukan perintis. Kita teruskan saja apa yang pernah dan masih menjadi baik.
Jika kau bisa menemukan cerminmu di kisah-kisah yang kuceritakan, aku ikut merasa senang. Jika tidak, berbagilah dengan orang-orang lain, karena mungkin seseorang yang lain bisa menemukan cerminnya di situ.
Mari berbagi cermin hidup.
Senin, 30 Januari 2012
Jumat, 13 Januari 2012
ANJING ANJING RUMAH
Anjing rumah yang ini
Dan anjing rumah yang itu
Lembam, tak berpikir, tak berkemauan
Sama
Dan anjing rumah yang itu
Lembam, tak berpikir, tak berkemauan
Sama
Kamis, 12 Januari 2012
DEKAT DI MATA JAUH DI HATI
Bagaimanakah bisa kita menciptakan jarak dengan orang-orang yang berada di dekat kita? Bagaimanakah bisa kita menciptakan kedekatan dengan orang-orang yang berada jauh dari kita?
Kamis, 29 Desember 2011
PRINSIP KERAS KEPALA YANG SEDERHANA
Ada saat-saat di mana aku enggan sekali mengerjakan sesuatu.
Tapi harus. Kudu selesai. Tidak bisa ditawar.
Tapi aku malas, benci, sebal, berat, sulit, bingung, macet, buntu....
Selasa, 27 Desember 2011
AND SO, THIS IS CHRISTMAS?
Seorang teman pernah bertanya padaku, “Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu percaya dengan adanya Tuhan dan agama?
Kamis, 22 Desember 2011
SIAPA ITU DI JENDELA? (JOHARRY’S WINDOW)
Debat gencar berlangsung di antara para murid mengenai mana tugas yang paling berat melebihi segala: Menulis apa yang diwahyukan oleh Tuhan sebagai Kitab, mengerti apa yang diwahyukan oleh Tuhan di dalam Kitab, atau menerangkan Kitab kepada orang lain setelah sendiri mengerti.
Sang Guru menjawab, ketika ditanya pendapatnya.
“Aku tahu akan tugas berat melebih salah satu dari tiga itu.”
“Dan itu apa?”
“Mencoba membuat kepala-batumu itu melihat realita seperti apa adanya.”
(Sejenak Bijak, Anthony de Mello SJ)
Jumat, 09 Desember 2011
MENUAI SENJA: SUSAHNYA JADI ORANG LANSIA (ELDER DEPRESSION, ABUSE, MALTREATMENT)
Tentunya, sebagian besar orang ingin berumur panjang. Artinya kan, kita mengharapkan hidup sampai usia lanjut. Berarti jika paruh baya diakhiri sejak usia 60 tahun (dimulainya kehidupan sebagai orang lansia), dengan usia harapan hidup rata-rata Indonesia adalah 69-70 tahun, maka bisa dibayangkan kita akan menjalani setidaknya 9-10 tahun sebagai orang lansia. Hmmm. Sembilan sampai sepuluh tahun sebagai lansia. Sudah terbayangkan? Tak terbayang? Amatilah orang-orang lansia di sekitarmu.
Senin, 28 November 2011
KATA-KATA KERING
Kadang aku menerima job terjemahan yang dilemparkan oleh teman-temanku sendiri. Lebih karena mereka melihat kemampuanku dalam bahasa Inggris. Bukan karena pengalamanku (yang memang tidak kaya) dalam menterjemahkan.
Rabu, 23 November 2011
BALAS KE YANG LAIN
Hai, hai, perhatian semuanya!
Ada sebuah jawaban sederhana
Untuk kebahagiaan kita semua
Bukan sulap, bukan magic, percaya?
HATI-HATI DENGAN HATI
Si terpelajar damba gelar
Si muda damba kekasih
Si birahi damba senggama
Si lemah damba kuasa
Si tiada damba segala
BENCANA
Ini semua bencana apa?
Alam atau ulah manusia?
Bijakkah kita hidup di alam raya?
Jawablah bercermin pada semesta
Atau alam lebih sempurna tanpa kita?
Jujurlah karena tak guna segala dusta
SETETES IMAN
Siapa itu yang aku diri hamba hina?
Tapi bermain kuasa melebihi-MU?
Siapa itu yang tunduk berdoa?
Lalu hidup sia-sia dalam nafsu?
INSAN LINTAS BATAS
Terasa bilurmu pedih.
Muntah darahmu sesak.
Nyeri rambutmu dicabut paksa.
Yang kau cari hidup.
Maut yang kau jemput.
DONGENG ANGIN DAN HUJAN
Angin membawa kabut abu debu
Dengar erang arwah pendahulu
Menuntut darah yang pernah terkuras
Sia-sia diperam padang kering
JEMBATAN
Aku tahu kita suka bersama
Aku senang kita berbagi cerita
Tapi jembatan di muka sana
‘Kan kutiti mengeja langkah cita
GPL (GAK PAKE LAMA)
Arr: Bimo
Mau nyeduh kopi
Kalau masak mie
Atau goreng nasi
Ganti saluran tivi
Yo ora nganggo suwi.
LAYAR MIMPI
Arr: Endik
Aku tak mau habiskan waktuku nonton TV
Tak usah tekan tombol itu
Awas kawan, layar kan sihir kita
Tebar bius, candu, mimpi dan dusta
Tak usah tekan tombol itu
Awas kawan, layar kan sihir kita
Tebar bius, candu, mimpi dan dusta
BENTENG HIDUP
Arr: Tommy
Benteng-benteng dibangun
Dari batu kenangan
Tebal, tinggi berlapis
Redam goncang & galau
TAPAK RETAK
Arr: Inug
Butir butir peluh hangus
Jelas bekas terlihat
Jejak kaki tapak retak
Pecah perca terbakar
Langganan:
Postingan (Atom)

